Kamis, 06 September 2018

novel Percobaan Setis


Percobaan setia
Karya Suman Hs
Suman HS asalah seorang diantara pengarang-pengarang prosa zaman baru indonesia yang mempunyai kedudukan tersendiri. Ia lahir di bangkalis tahun 1904. Pada tahun 1930 ia menjadi Kepala Inspeksi Sekolah Rakyat Pekan Baru. Ia selalu menggunaka bahasa segar dan penuh humor dalam setiap karya tulisnya. Ia masih menggunakan bahasa melayu lama namun bahaanya telah jauh berbeda dari pengarang sebelumnya. Percobaan Setia adalah salah satu dari empat buku yang sudah diterbitkannya. Empat buku itu antara lain .
1.       Percobaan Setia
2.       Mencari Pencuri Anak Perawan’
3.       Kawan Bergelut
4.       Sajak-Sajak dalam majakah Pujangga Baru
Buku ini menceritakan kisah Seseorang bernama Syamsudin yang telah ditinggal bapaknya sejak kecil. Ia tinggal bersama ibunya sebagai seorang penjahit. Layaknya anak kecil ada umumnya ia senangbermain dan mengaji bersam teman-temanya. Teman-temannya memanggilnya Syamsyu Walyatim. Yang artinya adalah samsyudin seorang anak yatim. Meski tak pernah mengenal sosok ayah Syam tetap tumbuh menjadi anak yang baik dan patuh kepada ibunya. Ia sangat menyayangi ibunya, bahkan sering ia tak tega melihat ibuny akelelahan bekerja seharian
Setelah umurnya genap 8 tahun ibuny memutuskan untuk menikah kagi. Syam yang masih polos tak tau menau jika ia akan memiliki ayah tiri dan ia barum paham setelah usianya genap dua belas tahun. Beberapa tahun setelah menikah Syam dan ibunya beranjak meninggalkan kampung halaman mereka menuju kampung bapak Tirinya di Taratakbuluh. Ayah tiri Syam memiliki sebuah kedai yang selalu ramai setiapharinya.
Dua tahun berlalu Syam beranjak dewasa dan mulai menganal cinta. Ditemuinya seorang gadis yang ia tolong sewaktu ada kebakaran. Haji Salwiyah namanya. Seorang gadis yang pipinya ia cium ketika terjadi kebakaran didalam rumah gadis cantik itu. Syam yang memadamkan api dirumah haji Salwiyah dan dari situlah mulai tumbuh cinta diantara mereka yang dibuntuti restu kedua orang tua mereka. Namun sebelum mereka menikah Syam diminta menyeimbangkan dirinya dengan Salwiyah. Karena Salwiyah sudah berhaji maka Syam sebaiknya memiliki gelar haji pula. Dengan berat hati Syam meninggalkan pujaan hatinya dan berlayar  ke mekkah. Dirasa berat sekali perpisahan keduanya itu.
Ditengah perjalanan ia bertemu dengan kharibnya Jamin, Jamin adalah sahabat Syam. Jamin pernah menikahi seorang wanita namun bercerai karena materi. Setelah lebih dari sebulan sampailah Syam di tanah suci Mekkah. Dan segeralah ia menunaikan ibadah haji. Dalam perjalanan pulang dan ia mengalami kecelakaan. Kereta kuda yang ditumpanginya tersungkur akhirnya terpaksalah Syam berbaring dirumah sakit bersama Abdulfattah seseorang yang dikenalnya diperjalanan Pulang.
 Syam mengalami luka yang cukup parah kaki dan tangannya patah sedangkan Abdulfattah hanya mengaami sedikit luka dibagian pelipisnya. Akhrnya Abdulfattah pulang mendahulaui Syam dan memberikan kabar kepada keluarga Syam dirumah. Beberapa hari kemudian Abdull mengirimkan surat kepada Syam yang isinya memberitahukan keadaan keluarga Syam dirumah yang baik-baiksaja. Membaca surat itupun Syam merasa lebih lega. Beberapa hari kemudian datanglah surat kedua, yang memberitahukan kepada Syam bahwa keluarga Syam tida bisa membesuk Syam dirumah sakit karena Salwiyah mengalami sakit keras.
Tapi kenyataannya adalah Abdulfattah seorang penipu. Dia mengarang cerita kepada keluarga Syam dimalaha. Dia berkata kepada Keluarga Syam jika Syam telah meninggal dunia dan jasadnya disemaymkan dilautan. Hal ini diketahui setelah Jamin mendapati Syam dirumah sakit. Adbdulfattah berbohong karena ia ingin menikahi Salwiyah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar